Loading...
Sekolah Adiwiyata
Madrasah Riset

BERITA

Hujan Tak Surutkan Semangat Pramuka MTsN 1 Agam Ikuti Perjusami

25 Sep 2026

Bukareh—Hujan lebat yang mengguyur kawasan MTsN 1 Agam tidak menyurutkan semangat Pramuka Penggalang Gudep 06-063 dan 06-064 Pangkalan MTsN 1 Agam untuk mengikuti Perkemahan Jumat, Sabtu, dan Minggu (Perjusami), 25–27 September 2026.

Kegiatan yang menjadi bagian dari pembinaan karakter, kemandirian, dan kedisiplinan peserta didik ini dibuka pada Jumat, 25 September 2026 oleh Kamabigus MTsN 1 Agam, Desmawita. Pembukaan yang semula direncanakan berlangsung di halaman madrasah terpaksa dialihkan ke Mushala Hubbul ‘Ilmi karena hujan lebat.

Meski pelaksanaan pembukaan harus berpindah tempat, suasana tetap berlangsung penuh semangat. Para Pramuka Penggalang mengikuti rangkaian pembukaan dengan tertib dan antusias sebagai tanda kesiapan mereka mengikuti seluruh rangkaian Perjusami hingga Minggu.

Dalam sambutannya, Kamabigus Desmawita menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para Pembina Gugus Depan, kakak panitia, majelis guru, serta seluruh staf MTsN 1 Agam yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.

Desmawita juga mengingatkan para peserta untuk tidak sekadar mengikuti kegiatan perkemahan, tetapi menjadikannya sebagai kesempatan untuk mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Laksanakan Trisatya dan Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari. Belajarlah menjadi pribadi yang mandiri, peduli terhadap sesama, serta selalu menjaga nama baik madrasah,” pesannya.

Perjusami menjadi ruang bagi Pramuka Penggalang MTsN 1 Agam untuk belajar melalui pengalaman langsung. Berbagai aktivitas selama perkemahan diharapkan dapat menumbuhkan kemandirian, tanggung jawab, kerja sama, kepedulian, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap lingkungan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya madrasah membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan bermasyarakat.

Semangat para Pramuka Penggalang MTsN 1 Agam yang tetap menyala di tengah hujan menjadi gambaran bahwa keterbatasan situasi bukan alasan untuk berhenti belajar, berkarya, dan mengembangkan diri.