Loading...
Sekolah Adiwiyata
Madrasah Riset

BERITA

Upacara Senin MTsN 1 Agam: Disiplin Ditekankan, Prestasi Siswa Diapresiasi

21 Sep 2026

Bukareh—MTsN 1 Agam menegaskan kembali pentingnya kedisiplinan dalam proses pendidikan. Penegasan tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan upacara bendera sebagai penguatan tata tertib sekaligus pembinaan karakter siswa.

Dalam amanatnya, disampaikan bahwa belajar tanpa kedisiplinan tidak akan memberikan hasil yang optimal. Keberhasilan siswa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh kemampuan mengelola diri, mengendalikan emosi, dan membangun kekuatan spiritual.

Tiga aspek kecerdasan menjadi perhatian dalam pembinaan siswa. Pertama, kecerdasan intelektual. Kecerdasan bukan satu-satunya jaminan seseorang meraih kesuksesan. Kemampuan mengelola diri menjadi bagian penting yang harus terus digali dan diasah melalui belajar, latihan, serta pengalaman.

Kedua, kecerdasan emosional. Kemampuan mengendalikan diri, memilih lingkungan pergaulan, serta bijak dalam menggunakan dan memilih tontonan menjadi bagian dari pembentukan karakter. Siswa diingatkan agar mampu memilah tontonan dan informasi yang dapat memberikan manfaat bagi perkembangan diri.

Ketiga, kecerdasan spiritual. Siswa diajak untuk meyakini bahwa setiap keberhasilan terjadi atas izin Allah SWT. Sebagai manusia, setiap individu juga memiliki amanah untuk menjaga bumi dan menjalankan kehidupan dengan penuh tanggung jawab.

Penegasan tersebut menjadi pengingat bahwa tata tertib madrasah bukan sekadar aturan yang harus dipatuhi, melainkan bagian dari proses membentuk pribadi yang disiplin, mampu mengendalikan diri, dan bertanggung jawab.

Pada akhir upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian penghargaan kepada siswa MTsN 1 Agam yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat kabupaten hingga nasional.

Penghargaan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam diserahkan kepada Lidiya Efri Zahrani atas prestasinya sebagai Juara 3 Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Agam bidang studi IPA. Prestasi tersebut sekaligus mengantarkan Lidiya untuk melaju ke OMI tingkat Provinsi Sumatera Barat yang akan dilaksanakan pada 5–6 Oktober 2026.

Penghargaan yang diterima Lidiya berupa piagam, piala, dan tabanas. Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan prestasi akademik siswa MTsN 1 Agam sekaligus motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan.

Selain itu, piagam penghargaan juga diserahkan kepada Nurul Asyifa sebagai peraih medali perak tingkat nasional bidang studi Biologi jenjang MTs/SMP dalam ajang Kompetisi Inovasi dan Prestasi Siswa (KIPS).

Kepala MTsN 1 Agam, Desmawita, terus mendorong siswa agar tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga membangun kedisiplinan dan karakter. Prestasi yang diraih diharapkan menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan menginspirasi.

Melalui penguatan tata tertib dan apresiasi terhadap prestasi siswa, MTsN 1 Agam berupaya membangun budaya madrasah yang menempatkan kedisiplinan, karakter, dan prestasi sebagai bagian yang saling melengkapi dalam proses pendidikan.