Palupuh, Humas—Sebagai wujud kepedulian dan empati terhadap warga madrasah yang tertimpa musibah, MTsN 1 Agam menyalurkan bantuan bencana kepada siswa yang terdampak galodo di Jorong Lurah, Nagari Palupuh, Kabupaten Agam, pada Selasa (13/01).
Tampak hadir dalam kegiatan ini, kepala MTsN 1 Agam, Desmawita, didampingi oleh Wakil Kepala, Donatur, Majelis Guru dan Siswa yang terdampak.
Bantuan yang diserahkan berjumlah 6 paket, terdiri dari 1 karung beras dan 4 paket alat kebersihan badan untuk masing-masing penerima. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban siswa dan keluarga dalam menghadapi dampak pascabencana.
Kepala MTsN 1 Agam, Desmawita, dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada para siswa dan keluarga yang terdampak musibah galodo. Ia mengajak seluruh siswa untuk tetap tabah, sabar, dan bertawakal kepada Allah.
“Setiap ujian dan cobaan pasti ada hikmah dan pelajaran di baliknya. Tetaplah sabar dan bertawakal. Jangan jadikan musibah ini sebagai penghalang untuk meraih masa depan,” ungkap Desmawita.
Lebih lanjut, ia juga memberikan motivasi kepada para siswa agar semakin giat belajar dan tidak patah semangat.
“Siapa tahu kelak ananda-lah yang akan memajukan nagari ini. Jika sudah sukses nanti, bangunlah kampung halaman kalian agar menjadi lebih baik,” pesannya penuh harap.
Diketahui, salah satu siswa MTsN 1 Agam mengalami dampak cukup parah akibat galodo, di mana bagian dapur rumahnya hanyut terbawa arus air. Akibat kejadian tersebut, siswa bersama keluarganya harus mengungsi sementara ke rumah keluarga terdekat.
Melalui kegiatan ini, MTsN 1 Agam tidak hanya hadir sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai keluarga besar yang saling menguatkan dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Semoga bantuan yang diberikan membawa manfaat dan menjadi penyemangat bagi para siswa untuk bangkit dan menatap masa depan dengan optimisme. (Why)




Leave a Reply