Tilatang Kamang, Humas--MTsN 1 Agam ikut serta dalam melaksanakan Gerakan Geber BBM Kemenag sebagai wujud nyata aksi ekoteologi dan kepedulian terhadap lingkungan dalam bentuk Taharah Masjid yang digelar serentak pada Senin (16/02). Kegiatan ini diinisiasi oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tilatang Kamang dan melibatkan seluruh civitas madrasah yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan MTsN 1 Agam dan dipusatkan di Masjid Syech Muhammad Yusuf Aur Pekan Kamis.
Kegiatan berlangsung dengan semangat kebersamaan dengan melibatkan berbagai unsur lembaga di bawah naungan Kementerian Agama, di antaranya Kepala KUA beserta seluruh pegawai KUA, Kepala MAN 2 Agam bersama guru dan tenaga kependidikan, Kepala MIN beserta seluruh civitasnya serta Kepala MTsN 1 Agam serta seluruh civitasnya dan Pengurus Masjid Muhammad Yusuf Aur beserta masyarakat sekitar. Aksi ini menjadi simbol kolaborasi lintas satuan pendidikan dan masyarakat dalam menggerakkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual.
Gerakan Geber BBM dilaksanakan sebagai bentuk implementasi program ekoteologi dan cinta lingkungan yang digagas oleh Kementerian Agama Republik Indonesia dan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Selain sebagai aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan rumah ibadah, kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi spiritual dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H.
Kepala MTsN 1 Agam, Desmawita, dalam ungkapannya disela - sela bersih masjid menyampaikan bahwa gerakan ekoteologi tidak hanya berbicara tentang menjaga alam, tetapi juga merupakan bagian dari pengamalan nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Gerakan ekoteologi adalah bentuk kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari ibadah dan tanggung jawab moral kita sebagai insan beriman. Melalui kegiatan Geber BBM ini, kita ingin menanamkan nilai cinta alam, kebersamaan, dan kepedulian sosial kepada seluruh warga madrasah. Semoga semangat ini menjadi bekal kita dalam menyambut bulan suci Ramadhan dengan hati yang bersih, lingkungan yang bersih, dan jiwa yang semakin dekat kepada Allah SWT,” ungkap Desmawita.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menjadi gerakan berkelanjutan, bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bagian dari budaya madrasah yang senantiasa mengedepankan nilai religius, kepedulian sosial, dan cinta lingkungan.
Melalui aksi kolaboratif ini, MTsN 1 Agam kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Kemenag RI sekaligus memperkuat karakter peserta didik dan tenaga pendidik dalam semangat ekoteologi menuju Ramadhan yang penuh makna. (Why)




Leave a Reply