Tilatang Kamang, Humas—Hari perdana bertugas sebagai Kepala MTsN 1 Agam, Desmawita mengawali aktivitas dengan penuh kekhidmatan dan semangat kebersamaan. Kegiatan berlangsung pada Selasa (13/01) dan diawali dengan pelaksanaan salat Dhuha bersama seluruh siswa di Mushalla Hubbul Ilmi MTsN 1 Agam.
Usai salat Dhuha, Desmawita memperkenalkan diri kepada seluruh siswa sekaligus menyampaikan motivasi agar para siswa berani bermimpi besar dan bersungguh-sungguh dalam meraih prestasi. Ia mengajak siswa MTsN 1 Agam untuk menanamkan cita-cita sejak dini serta membiasakan diri dengan disiplin, doa, dan usaha yang konsisten.
Dalam penyampaiannya, Desmawita berbagi kisah inspiratif tentang anaknya yang berhasil mewujudkan impiannya menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia. Ia menuturkan bahwa sejak kecil, anaknya telah menuliskan cita-cita tersebut di selembar kertas dan menempelkannya di pintu kamar sebagai pengingat dan penyemangat setiap hari.
“Dengan doa, ikhtiar, dan keyakinan, Alhamdulillah cita-cita itu akhirnya terwujud. Saya ingin anak-anak MTsN 1 Agam juga berani bermimpi dan berjuang untuk mewujudkannya,” ungkapnya penuh haru.
Ia juga memohon kerja sama dari seluruh siswa untuk bersama-sama menjaga kedisiplinan, akhlak, serta semangat belajar demi membawa MTsN 1 Agam semakin maju dan berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Sementara itu, kepada majelis guru, Desmawita melaksanakan briefing awal yang bertempat di ruang majelis guru. Dalam arahannya, ia menyampaikan harapan besar akan terjalinnya kerja sama, kekompakan, dan komitmen bersama dalam memajukan MTsN 1 Agam.
“Saya sangat berharap dukungan dan kolaborasi dari seluruh bapak dan ibu guru. Dengan kebersamaan, insyaallah MTsN 1 Agam dapat melangkah lebih maju dan menjadi madrasah yang unggul serta berdaya saing,” ujarnya.
Setelah rangkaian perkenalan dan motivasi tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) seperti biasa di masing-masing kelas.
Hari perdana kepemimpinan Desmawita di MTsN 1 Agam pun berlangsung dengan suasana hangat, religius, dan penuh optimisme, menandai awal langkah baru menuju madrasah yang semakin berprestasi dan inspiratif. (Why)




Leave a Reply