Bukareh — MTsN 1 Agam turut berpartisipasi dalam Upacara Bendera Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Kamis, 22 Oktober 2026, bertempat di Pondok Pesantren Asy-Syarif, Sidang Koto Laweh, Kecamatan Tilatang Kamang.
Keikutsertaan MTsN 1 Agam dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap peringatan Hari Santri Nasional sekaligus wujud komitmen madrasah dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan, nasionalisme, keteladanan, dan kecintaan terhadap perjuangan para santri dalam membangun bangsa.
Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut diikuti oleh unsur Kementerian Agama Kabupaten Agam, ASN madrasah, KUA, pimpinan dan keluarga besar pondok pesantren, serta para santri dan santriwati. Berdasarkan surat undangan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam Nomor 106/Kk.03.6/PP.00.7/10/2026 tanggal 19 Oktober 2026, madrasah di Kabupaten Agam turut berpartisipasi dengan menghadirkan ASN sebanyak 20 orang.
Bagi MTsN 1 Agam, keikutsertaan dalam peringatan Hari Santri bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan kebangsaan. Nilai perjuangan, kemandirian, keikhlasan, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap tanah air yang melekat dalam tradisi kepesantrenan diharapkan terus tumbuh dalam diri seluruh warga madrasah.
Kepala MTsN 1 Agam, Desmawita, menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri memiliki makna penting bagi dunia pendidikan, khususnya madrasah yang memiliki tanggung jawab dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa.
“Peringatan Hari Santri menjadi momentum bagi kita untuk mengenang perjuangan dan keteladanan para santri, sekaligus menguatkan komitmen dalam membentuk generasi yang religius, berkarakter, berilmu, dan cinta tanah air. Nilai-nilai tersebut harus terus kita tanamkan kepada peserta didik melalui pendidikan dan keteladanan di madrasah,” ujar Desmawita.
Ia juga berharap semangat Hari Santri dapat menjadi inspirasi bagi seluruh warga MTsN 1 Agam untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Semangat santri adalah semangat belajar, berjuang, mengabdi, dan memberikan manfaat. Semangat inilah yang perlu terus kita hidupkan di lingkungan madrasah agar lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga kuat dalam iman, akhlak, dan kepedulian sosial,” tambahnya.
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum bersama untuk meneguhkan kembali peran santri dan lembaga pendidikan Islam dalam perjalanan bangsa. MTsN 1 Agam berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam membangun generasi madrasah yang berkarakter Qurani, berwawasan kebangsaan, serta siap memberikan manfaat bagi agama, masyarakat, dan negara.


-150x150.webp)
