Tilatang Kamang, Humas— Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Pengurus OSIM MTsN 1 Agam Tahun 2026/2027 yang dilaksanakan di Mifan Padang Panjang resmi ditutup pada Rabu (19/6). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi momentum penting dalam membekali calon pemimpin muda madrasah dengan berbagai pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman berorganisasi.
Memasuki hari kedua sekaligus hari terakhir, seluruh rangkaian kegiatan diawali dengan salat Subuh berjamaah, dilanjutkan lari pagi bersama, sarapan, dan berenang. Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran fisik peserta, tetapi juga mempererat kebersamaan dan kekompakan antarpengurus OSIM.
Setelah itu, peserta mengikuti kegiatan outbound yang dirancang sebagai sarana mengaktualisasikan materi kepemimpinan dan keorganisasian yang telah dipelajari pada hari sebelumnya. Melalui berbagai permainan dan tantangan, peserta diajak memahami pentingnya ketelitian, kerja sama tim, komunikasi, serta makna sebuah kelompok atau organisasi dalam mencapai tujuan bersama.
Berbagai aktivitas yang diberikan juga melatih peserta untuk bersikap tepat dalam menghadapi situasi, mengumpulkan informasi, membangun strategi, dan menyelesaikan permasalahan secara bersama-sama. Seluruh kegiatan disusun secara padat dan sarat makna sehingga mampu memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus berkesan bagi peserta.
Pada acara penutupan, Coach Inspired Training Center (ITC), Aulia Rahmam, menyampaikan harapannya agar seluruh peserta mampu menjadi penggerak kemajuan madrasah pada masa yang akan datang.
“Untuk tahun ke depan, mudah-mudahan mereka bisa memberikan yang terbaik untuk madrasah kita. Selama dua hari ini, ilmu yang kami bagikan tentu baru sedikit bekal yang bisa kami berikan kepada adik-adik semua. Ibarat belajar membawa mobil atau sepeda motor, organisasi tidak cukup hanya dengan membaca teori-teori kepemimpinan. Teori memang penting, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita langsung terjun mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MTsN 1 Agam, Desmawita, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada putra-putrinya untuk mengikuti kegiatan LDK.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh pemateri dari Inspired Training Center (ITC), kepada panitia yang telah rela berkorban demi kemajuan keluarga besar MTsN 1 Agam, serta kepada seluruh anggota OSIM yang telah menunjukkan semangat, motivasi, dan keceriaan selama kegiatan berlangsung,” tambahnya.
Menurutnya, hari tersebut merupakan momen bersejarah karena menjadi langkah awal bagi peserta untuk belajar menjadi pemimpin. Ia menegaskan bahwa setiap manusia pada dasarnya dilahirkan untuk menjadi pemimpin, baik bagi dirinya sendiri, keluarga, maupun masyarakat.
“Hari ini merupakan hari yang bersejarah. Ini adalah awal ananda dididik untuk menjadi pemimpin. Setiap manusia dilahirkan untuk menjadi pemimpin, setidaknya memimpin diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Tidak tertutup kemungkinan di masa depan ada di antara ananda yang menjadi presiden, gubernur Sumatera Barat, atau pemimpin di berbagai bidang lainnya. Ketika kita sudah ditakdirkan menjadi pemimpin, tinggal bagaimana kita menentukan arah dan tujuan hidup kita,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan bahwa para pengurus OSIM merupakan teladan bagi seluruh siswa MTsN 1 Agam yang berjumlah lebih dari 500 orang. Oleh karena itu, mereka diharapkan mampu menunjukkan prestasi dalam belajar sekaligus menjadi contoh yang baik dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kalian akan menjadi contoh bagi lebih dari 500 siswa MTsN 1 Agam. Ketika belajar, tunjukkan bahwa ananda adalah siswa yang berprestasi. Ketika berada di tengah masyarakat, tunjukkan bahwa ananda memiliki perilaku yang baik sebagai siswa MTsN 1 Agam,” pesannya.
Menutup sambutannya, Desmawita menyampaikan bahwa kebahagiaan terbesar bagi orang tua dan pendidik adalah melihat generasi penerus mampu mencapai kesuksesan yang lebih tinggi.
“Salah satu kebahagiaan bagi kami sebagai orang tua dan pendidik adalah melihat kalian berada satu tingkat, bahkan lebih tinggi dari kami pada masa yang akan datang,” ungkapnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan prestasi peserta selama kegiatan berlangsung, pemateri dari ITC memberikan penghargaan kepada peserta dan kelompok terbaik. Predikat Peserta Terbaik Putra diraih oleh Azka Pradita Rifky, sedangkan Peserta Terbaik Putri diraih oleh Azizah Nur Abidah. Sementara itu, penghargaan Kelompok Terbaik I diberikan kepada Kelompok Tunjang yang diwakili oleh M. Febrio Alfarodari.
Kegiatan LDK OSIM MTsN 1 Agam Tahun 2026/2027 berakhir dengan penuh semangat, kebersamaan, dan kegembiraan. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pengurus OSIM mampu mengimplementasikan ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai kepemimpinan yang telah diperoleh selama pelatihan. LDK bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan langkah awal dalam membentuk generasi pemimpin yang berkarakter, bertanggung jawab, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi madrasah, masyarakat, dan bangsa. (M.Situmeang)




Leave a Reply