Loading...
Sekolah Adiwiyata
Madrasah Riset

BERITA

Semarak Ramadhan 1447 H Ditutup Penuh Solidaritas, MTsN 1 Agam Salurkan Bantuan Dhuafa dan Pererat Silaturahmi Bersama Tokoh Masyarakat dan Lintas Instansi

14 Mar 2026

Tilatang Kamang, Humas– MTsN 1 Agam menggelar penutupan kegiatan Semarak Ramadhan 1447 H yang meliputi Ramadhan Fest dan Pesantren Ramadhan pada Jumat sore (13/06). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diisi dengan penyerahan bantuan sosial, sambutan dari berbagai pihak, serta ditutup dengan buka puasa bersama seluruh undangan dan keluarga besar madrasah.

Acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan, penyerahan bantuan, dan buka bersama. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tilatang Kamang yang diwakili oleh Suwardi, wali nagari, wali jorong, tokoh masyarakat, niniak mamak, komite madrasah, Kepala Puskesmas Kapau, Komandan Koramil Tilatang Kamang, perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam yang diwakili oleh Kasi Pendidikan Madrasah Ali Mutasar, pengawas madrasah, Febrial, seluruh majelis guru dan pegawai MTsN 1 Agam, serta para siswa penerima bantuan.

Dalam kegiatan tersebut, MTsN 1 Agam menyalurkan bantuan kepada 18 orang siswa dhuafa serta 6 orang guru non ASN sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan.

Kepala MTsN 1 Agam, Desmawita, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Semarak Ramadhan menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial, kebersamaan, dan penguatan karakter religius siswa.

“Melalui kegiatan Ramadhan Fest dan Pesantren Ramadhan ini, kami ingin menanamkan nilai kepedulian dan kebersamaan kepada seluruh siswa. Kegiatan berbagi kepada siswa dhuafa dan guru non ASN merupakan wujud nyata dari implementasi Kurikulum Cinta, yaitu menumbuhkan rasa cinta kepada sesama manusia, cinta terhadap lingkungan, serta cinta kepada nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan,” ujar Desmawita.

 

Pada kesempatan tersebut ia juga menyampaikan kabar membanggakan bahwa dua orang siswa MTsN 1 Agam berhasil lolos seleksi Madrasah Unggulan Nasional MAN Insan Cendekia Padang Pariaman. Mereka adalah Nazira Fahmida Hutri dan Fitria Ayatul Husna yang berasal dari keluarga kurang mampu.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua. Dari sekitar 3.800 pendaftar secara nasional, dua siswa dari MTsN 1 Agam berhasil lolos. Namun salah satunya berasal dari keluarga kurang mampu, sehingga pihak madrasah berjuang membuat proposal bantuan untuk keberlanjutan studinya. Ini menunjukkan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi berkualitas,” tambahnya.

Camat Tilatang Kamang yang diwakili Suwardi mengaku terharu mendengar prestasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan siswa MTsN 1 Agam menembus madrasah unggulan nasional merupakan kebanggaan bagi masyarakat Tilatang Kamang.

“Kami sangat tersentuh mendengar bahwa dari sekitar 3.800 pendaftar, ada dua siswa dari MTsN 1 Agam yang berhasil lolos. Ini adalah prestasi luar biasa yang patut kita dukung bersama,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, pihak kecamatan turut memberikan kontribusi bantuan dana kepada siswa tersebut agar dapat melanjutkan pendidikan dengan baik.

Sementara itu, Ketua Komite Madrasah, yang diwakili anggota komite madrasah, Zaenal Fanani menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Semarak Ramadhan yang dinilai mampu memperkuat hubungan antara madrasah dengan masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena tidak hanya membina karakter religius siswa, tetapi juga mempererat silaturahmi antara madrasah dengan masyarakat serta berbagai instansi yang hadir,” ujarnya.

Perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam, Kasi Pendidikan Madrasah Ali Mutasar, dalam sambutannya juga menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai dalam Kurikulum Cinta yang saat ini sedang dikuatkan di lingkungan madrasah.

“Kegiatan berbagi, memperkuat ukhuwah, dan menumbuhkan kepedulian sosial seperti yang dilakukan MTsN 1 Agam ini adalah contoh nyata implementasi Kurikulum Cinta. Madrasah tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai kasih sayang, empati, dan kepedulian terhadap sesama,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut Ali Mutasar juga mencoba mengetes hafalan Al-Qur’an beberapa siswa MTsN 1 Agam. Melihat kemampuan hafalan siswa yang baik, ia memberikan apresiasi berupa hadiah uang tunai kepada siswa sebagai motivasi agar semakin semangat dalam melakukan murajaah.

“Kami sangat bangga melihat semangat siswa MTsN 1 Agam dalam menghafal Al-Qur’an. Teruslah meningkatkan hafalan dan menjaga kedisiplinan belajar, karena kalian adalah generasi masa depan madrasah,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh keakraban antara seluruh undangan, tokoh masyarakat, serta keluarga besar MTsN 1 Agam. Momentum ini menjadi simbol kuatnya kebersamaan dan sinergi dalam mendukung kemajuan pendidikan madrasah di Kabupaten Agam khususnya MTsN 1 Agam. (Why)


Leave a Reply