Loading...
Sekolah Adiwiyata
Madrasah Riset

BERITA

Penuh Haru dan Kekeluargaan, MTsN 1 Agam Lepas Guru Penerima SK Redistribusi Tahap II

26 Jan 2026

Tilatang Kamang, Humas--MTsN 1 Agam menggelar acara perpisahan bagi dua orang guru penerima SK Redistribusi Tahap II, yakni EPA dan Dona Triwahyuni, yang mendapatkan tugas baru untuk mengabdi di kampung halaman masing-masing. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (22/01) bertempat di ruang Majelis Guru MTsN 1 Agam dan berlangsung dalam suasana penuh haru serta kekeluargaan.

Acara tersebut dihadiri oleh para wakil kepala, serta seluruh majelis guru. Sebagai perwakilan guru, Maimanah menyampaikan pesan dan kesan selama kebersamaan dengan kedua guru yang akan meninggalkan MTsN 1 Agam.

“Kehadiran Ibu Dona dan Epa selama ini bukan hanya sebagai rekan kerja, tetapi sudah menjadi bagian dari keluarga besar MTsN 1 Agam. Dedikasi, kebersamaan, serta semangat yang ditunjukkan akan selalu menjadi kenangan dan teladan bagi kami semua. Semoga di tempat tugas yang baru, ilmu dan pengalaman yang didapat di sini menjadi bekal berharga,” ungkap Maimanah.

Sementara itu, Dona Triwahyuni, yang telah mengabdi selama 7 tahun di MTsN 1 Agam, menyampaikan pesan penuh haru. Ia mengaku berat meninggalkan madrasah yang sudah serasa rumah kedua baginya.

“Tujuh tahun di MTsN 1 Agam bukan waktu yang singkat. Di sini saya tidak hanya bekerja, tetapi tumbuh dan belajar bersama keluarga besar madrasah ini. Rasanya berat berpisah karena MTsN 1 Agam sudah seperti rumah dan keluarga sendiri. Terima kasih atas kebersamaan, dukungan, dan kenangan indah yang tidak akan pernah saya lupakan,” tutur Dona dengan mata berkaca-kaca.

Berbeda dengan Dona, Epa tidak mampu menyampaikan pesan dan kesan secara langsung karena haru yang mendalam, sehingga suasana perpisahan semakin terasa emosional.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan dari pihak madrasah kepada guru yang akan meninggalkan MTsN 1 Agam. Kenang-kenangan tersebut diserahkan oleh perwakilan guru yakni Desma Yulia dan Dona Rahmayni sebagai simbol apresiasi dan rasa terima kasih atas pengabdian selama ini.

Sebelumnya, pada Rabu (21/01), Epa dan Dona Triwahyuni juga melaksanakan kegiatan perpisahan bersama seluruh siswa yang bertempat di Mushalla Hubbul Ilmi MTsN 1 Agam. Dalam kesempatan tersebut, Epa menyampaikan pesan menyentuh kepada para siswa.

“Anak-anak Ibu, ini bukan perpisahan yang ingin Ibu tangisi, tetapi pertemuan yang akan selalu Ibu sesali karena terlalu singkat. Kalian adalah siswa-siswa yang tekun, penuh semangat, dan tidak pernah lelah menuntut ilmu. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, jaga akhlak, dan raihlah cita-cita kalian setinggi mungkin,” pesannya.

Sementara itu, Dona Triwahyuni juga menyampaikan ungkapan penuh makna kepada para siswa.

“Selama mengajar di MTsN 1 Agam, kami banyak belajar dari kalian tentang ketekunan, kesabaran, dan semangat dalam menuntut ilmu. Jadilah generasi yang berilmu, berakhlak, dan membanggakan orang tua serta madrasah. Doa kami akan selalu menyertai langkah kalian,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala MTsN 1 Agam, Desmawita, menyampaikan bahwa melepas Epa dan Dona Triwahyuni bukanlah hal yang mudah, namun merupakan bagian dari tuntutan tugas dan pengabdian sebagai ASN.

“Berat rasanya melepas dua guru terbaik kami, namun ini adalah amanah dan tuntutan tugas yang harus dijalani. Kami mendoakan semoga Ibu Dona dan EPA selalu diberikan kesehatan, kesuksesan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas di kampung halaman. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang luar biasa untuk MTsN 1 Agam,” ungkap Desmawita.

Acara perpisahan ini menjadi momen penuh makna yang meninggalkan kesan mendalam bagi keluarga besar MTsN 1 Agam, sekaligus menjadi simbol kuatnya rasa kekeluargaan dan kebersamaan di lingkungan madrasah. (Why)


Leave a Reply