Loading...
Sekolah Adiwiyata
Madrasah Riset

BERITA

Rapat Paripurna Komite MTsN 1 Agam TP. 2026/2027

22 Jul 2026

Rapat Paripurna Komite, MTsN 1 Agam Perkuat Sinergi Orang Tua dan Madrasah Demi Kesuksesan Peserta Didik
Agam, 22 Juli 2026 – MTsN 1 Agam sukses menyelenggarakan rapat Komite Madrasah selama dua hari sebagai upaya memperkuat sinergi antara madrasah, orang tua, dan komite dalam mendukung keberhasilan pendidikan peserta didik. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa (21/7/2026) untuk orang tua/wali siswa kelas VII, kemudian dilanjutkan pada Rabu (22/7/2026) yang dibagi dalam dua sesi, yakni sesi pertama bagi orang tua/wali siswa kelas VIII dan sesi kedua bagi orang tua/wali siswa kelas IX.
Rapat dibuka oleh Kepala MTsN 1 Agam, Desmawita, yang menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat diwujudkan hanya oleh madrasah, tetapi memerlukan dukungan penuh dari orang tua dan komite. Menurutnya, kolaborasi yang baik menjadi kunci dalam membentuk generasi yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Dalam arahannya kepada orang tua siswa kelas VIII, Desmawita mengingatkan bahwa peserta didik memiliki waktu kurang dari dua tahun sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Masa tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membangun karakter, meningkatkan prestasi, serta mempersiapkan masa depan melalui berbagai kegiatan positif.
Beliau juga menyoroti tantangan perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin kompleks. Karena itu, penguatan aturan madrasah perlu diimbangi dengan komunikasi yang intensif antara orang tua dan pihak madrasah agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara kekeluargaan.
"Kami mengawasi anak-anak selama berada di madrasah, sedangkan di rumah menjadi tanggung jawab orang tua. Dengan kerja sama yang baik, kita berharap anak-anak tidak menjadi korban pengaruh negatif, baik dari pergaulan bebas, pacaran, penyimpangan perilaku, hingga ancaman tindak kriminal," ujar Desmawita.
Selain itu, beliau mengajak seluruh orang tua untuk mulai menanamkan cita-cita kepada anak sejak dini. Persaingan memasuki sekolah unggulan melalui jalur prestasi maupun afirmasi semakin ketat sehingga peserta didik perlu dipersiapkan dengan berbagai pengalaman, kompetensi, dan prestasi yang dibuktikan melalui sertifikat maupun pencapaian lainnya.
Desmawita kembali menegaskan komitmen MTsN 1 Agam agar tidak ada peserta didik yang putus sekolah maupun berhenti di tengah perjalanan pendidikan. Madrasah juga terus menguatkan gerakan "Satu Anak Satu Prestasi" sebagai bentuk komitmen memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk mengembangkan potensi terbaik sesuai bakat dan minatnya.
Pada sesi kedua yang dihadiri orang tua/wali siswa kelas IX, Desmawita menekankan pentingnya memastikan seluruh peserta didik mampu menyelesaikan pendidikan hingga tamat di MTsN 1 Agam. Menurutnya, sangat disayangkan apabila perjuangan yang telah ditempuh selama dua tahun harus terhenti menjelang akhir masa pendidikan.
Beliau menjelaskan bahwa berbeda dengan siswa kelas VIII yang masih memiliki peluang berpindah sekolah apabila terdapat sekolah yang bersedia menerima, siswa kelas IX umumnya sudah tidak dapat melakukan perpindahan karena sebagian besar sekolah tidak lagi menerima peserta didik pindahan pada jenjang akhir.
Oleh sebab itu, melalui rapat komite ini diharapkan lahir kesepahaman antara madrasah dan orang tua untuk bersama-sama mendampingi, membimbing, serta mengawasi peserta didik hingga menyelesaikan pendidikan. Orang tua juga diingatkan agar kesibukan sehari-hari tidak mengurangi perhatian terhadap perkembangan anak di rumah sehingga mereka terhindar dari berbagai perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik keluarga dan madrasah.
Sementara itu, Ketua Komite MTsN 1 Agam, Hamni Dt. Sipado, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian MTsN 1 Agam yang berhasil menempati peringkat keenam berdasarkan penilaian Kementerian Agama se-Sumatera Barat. Prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui kerja sama seluruh warga madrasah dan dukungan penuh dari orang tua.
Beliau berharap rapat komite menjadi wadah komunikasi yang efektif dalam menyatukan langkah antara komite, guru, dan orang tua, sekaligus memperbarui berbagai kebijakan madrasah agar tetap relevan dengan perkembangan dunia pendidikan dan tantangan kehidupan peserta didik.
Usai pelaksanaan rapat pada hari kedua, Kepala Madrasah bersama Ketua Komite dan jajaran komite melakukan pemantauan terhadap ruang kelas baru yang telah diresmikan sehari sebelumnya. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung hasil pembangunan sekaligus memastikan ruang belajar baru siap dimanfaatkan sebagai sarana pendukung proses pembelajaran yang nyaman, aman, dan representatif bagi peserta didik.
Melalui rangkaian rapat komite yang berlangsung selama dua hari ini, MTsN 1 Agam berharap terbangun komitmen bersama antara madrasah, orang tua, komite, masyarakat, dan pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Dengan sinergi yang semakin kuat, MTsN 1 Agam optimistis akan terus melahirkan generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, berdaya saing, serta mampu mengharumkan nama madrasah di tingkat daerah maupun nasional. (Humas MTSN 1 Agam)


Leave a Reply