Tilatang Kamang, Humas— Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai hari pertama masuk sekolah di MTsN 1 Agam pasca libur Idul Fitri 1447 H pada Senin (30/03). Kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat sunnah Dhuha secara berjamaah, sebagai bentuk pembiasaan spiritual dan penguatan karakter religius bagi seluruh warga madrasah.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala MTsN 1 Agam, Desmawita, yang sekaligus menjadi momen halal bihalal bersama seluruh siswa pasca pelaksanaan dzikir dan doa di mushalla Hubbul ilmi MTsN 1 Agam. Dalam arahannya, ia mengajak seluruh warga madrasah untuk kembali membangun semangat belajar dan bekerja dengan penuh keikhlasan setelah menjalani ibadah Ramadan.
“Momentum Idul Fitri ini hendaknya menjadi titik awal bagi kita semua untuk memperbaiki diri, mempererat ukhuwah, serta meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas masing-masing. Saya juga atas nama pribadi dan keluarga besar madrasah mengucapkan mohon maaf lahir dan batin,” ungkap Desmawita.
Selain itu, ia juga mengingatkan seluruh siswa untuk meningkatkan disiplin belajar, menjaga semangat, serta memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya agar dapat meraih hasil yang maksimal. Para siswa diharapkan mampu mempersiapkan diri secara matang, baik dari segi pemahaman materi maupun kesiapan mental.
Usai upacara, seluruh majelis guru dan pegawai mengikuti kegiatan briefing di ruang guru. Pertemuan ini membahas sejumlah agenda strategis madrasah, di antaranya persiapan pelaksanaan Seleksi Jalur Prestasi Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah (PMBM) yang dilaksanakan pada hari ini, Senin (30/03), kemudian pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) Utama yang dijadwalkan mulai Senin (06/04), serta Asesmen Madrasah yang akan dimulai pada Senin (20/04) mendatang.
Dalam arahannya, Kepala Madrasah menegaskan komitmen seluruh pihak untuk mempersiapkan kegiatan tersebut secara maksimal.
“Kita harus memastikan seluruh tahapan berjalan dengan baik, terencana, dan profesional. Persiapan yang matang menjadi kunci keberhasilan, baik dalam pelaksanaan seleksi peserta didik baru maupun dalam menghadapi TKA dan Asesmen Madrasah,” tegasnya.
Pada hari yang sama, MTsN 1 Agam menggelar seleksi peserta didik baru jalur reguler yang diikuti oleh 60 orang calon siswa. Seleksi meliputi wawancara, praktik sholat, serta tes baca Al-Qur’an. Sebanyak 14 orang guru ditugaskan sebagai tim penguji dalam kegiatan tersebut.
Ketua Panitia PMBM, Al Hafiizh Zuhri, dalam keterangannya menyampaikan bahwa proses seleksi dirancang untuk menjaring calon siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki dasar keagamaan yang baik.
“Kami berupaya menghadirkan proses seleksi yang objektif dan komprehensif, sehingga siswa yang diterima nantinya benar-benar sesuai dengan visi dan karakter madrasah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MTsN 1 Agam juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta seleksi.
“Anak-anak yang hadir hari ini adalah generasi pilihan. Tunjukkan kemampuan terbaik, baik dari sisi akademik maupun akhlak. Kami berharap yang terpilih nantinya mampu menjadi bagian dari keluarga besar MTsN 1 Agam yang berprestasi dan berkarakter,” tuturnya.
Hari pertama masuk sekolah ini pun menjadi awal yang bermakna, tidak hanya sebagai momentum kembali ke rutinitas, tetapi juga sebagai langkah awal menuju capaian besar kedepan. (Why)
-150x150.webp)



Leave a Reply