Tilatang Kamang, Humas— Suasana haru, khidmat, dan penuh makna menyelimuti kegiatan penyerahan rapor siswa MTsN 1 Agam yang dirangkaikan dengan muhasabah bersama orang tua serta pemberian penghargaan bagi siswa berprestasi pada Jumat (19/06) sore. Kegiatan yang berlangsung di Mushalla Hubbul 'Ilmi MTsN 1 Agam tersebut dihadiri oleh Kepala MTsN 1 Agam, seluruh majelis guru dan pegawai, orang tua siswa kelas VII dan VIII, serta seluruh siswa kelas VII dan VIII.
Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan sinergi antara madrasah dan keluarga dalam menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027. Selain menerima laporan hasil belajar, para orang tua juga diajak untuk mengikuti muhasabah yang disampaikan oleh Ustaz Zaenal Muttaqin dengan tema “Menjadi Keluarga yang Dirindukan Surga.”
Dalam tausiyahnya, Ustaz Zaenal Muttaqin mengajak seluruh orang tua untuk menjadikan keluarga sebagai tempat tumbuhnya nilai-nilai keimanan, akhlak mulia, dan kasih sayang. Menurutnya, keberhasilan pendidikan anak tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga oleh suasana rumah yang dipenuhi keteladanan dan doa dari orang tua.
Pada kesempatan tersebut, MTsN 1 Agam juga memberikan penghargaan kepada siswa-siswi yang berhasil meraih prestasi akademik terbaik sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan semangat belajar yang telah ditunjukkan selama satu semester.
Kepala MTsN 1 Agam, Desmawita, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat diwujudkan hanya oleh madrasah semata, tetapi membutuhkan kolaborasi yang erat dengan orang tua.
"Kemajuan dan keberhasilan siswa memerlukan sinergi yang kuat antara madrasah dan orang tua. Anak-anak kita hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Mereka harus kita siapkan bersama, tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan karakter yang kuat," ungkap Desmawita.
"Anak-anak yang kami banggakan, kalian adalah calon pemimpin masa depan. Siapa yang tahu, di antara kalian yang hadir hari ini kelak ada yang menjadi presiden, gubernur, bupati, ulama, guru, dokter, atau pemimpin di berbagai bidang. Karena itu, persiapkan diri sejak sekarang dengan belajar sungguh-sungguh, menjaga akhlak, serta menghormati orang tua dan guru. Kesuksesan besar selalu diawali dari langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab," pesan Desmawita.
Lebih lanjut, ia menyampaikan rasa syukur atas tingginya kepercayaan masyarakat terhadap MTsN 1 Agam yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Tingginya animo masyarakat tersebut, menurutnya, menjadi motivasi bagi madrasah untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
"Alhamdulillah, berkat dukungan komite dan masyarakat, saat ini telah dibangun satu ruang kelas baru untuk mendukung kebutuhan belajar siswa. Ini adalah bukti nyata kepedulian dan kebersamaan kita dalam memajukan pendidikan di MTsN 1 Agam," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Desmawita juga mengajak para muhsinin dan dermawan yang diberikan kelapangan rezeki oleh Allah SWT untuk turut mengambil bagian dalam pembangunan ruang kelas baru madrasah.
"Kami membuka pintu bagi para muhsinin yang ingin berjariyah melalui pembangunan sarana pendidikan dan keagamaan yakni 1 ruang kelas baru di madrasah ini. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya," tuturnya.
Ajakan tersebut mendapat sambutan hangat dari para orang tua yang hadir. Di penghujung acara, secara spontan dan sukarela para wali murid memberikan sumbangan untuk pembangunan ruang kelas baru madrasah. Dari donasi yang terkumpul pada kegiatan tersebut berhasil dihimpun dana sebesar 5.6 jt yang akan digunakan untuk mendukung pembangunan ruang kelas baru.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan rapor kepada orang tua siswa. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi hasil belajar, tetapi juga memperkuat komitmen bersama antara madrasah, keluarga, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menjadi pemimpin masa depan. (Why)




Leave a Reply