Tilatang Kamang, Humas — Gerakan Pramuka MTsN 1 Agam kembali menorehkan prestasi membanggakan. Sebanyak 8 siswa resmi dikukuhkan sebagai Pramuka Penggalang Garuda dalam kegiatan pengukuhan yang berlangsung khidmat pada Sabtu (23/05). Kegiatan ini menjadi momen bersejarah karena merupakan pengukuhan Penggalang Garuda pertama untuk madrasah di bawah Kwarcab Agam.
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Kwartir Cabang Agam, H. Jetson, didampingi Waka Binamuda Kak Suwardi. Turut hadir Kepala MTsN 1 Agam, Desmawita selaku Kamabigus, Ketua Gugus Pramuka MTsN 1 Agam Ridwan, para pembina Pramuka, wakil kepala madrasah, para mabigus dan pembina Pramuka lainnya, serta orang tua dan wali siswa peserta pengukuhan. Seluruh anggota Pramuka MTsN 1 Agam juga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Kak Jetson menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian luar biasa Gerakan Pramuka MTsN 1 Agam. Menurutnya, slogan “TSANESA PATENT” sangat layak disematkan atas berbagai prestasi yang berhasil diraih.
“TSANESA PATENT sesuai dengan hasil yang ditorehkan oleh Gerakan Pramuka MTsN 1 Agam yang telah melahirkan 8 orang Penggalang Garuda. Ini merupakan pengukuhan Penggalang Garuda pertama untuk madrasah di bawah Kwarcab Agam dan kami sangat bangga atas capaian ini,” ungkapnya.
Beliau juga berpesan agar pola pembinaan melalui kegiatan Pramuka terus dipertahankan di tengah perkembangan teknologi dan penguasaan alat-alat canggih saat ini.
“Pramuka menjadi benteng pembinaan karakter agar sikap dan akhlak generasi muda tetap terpelihara,” tambahnya.
Sementara itu, Kamabigus MTsN 1 Agam, Desmawita, memberikan motivasi kepada seluruh anggota Pramuka agar terus aktif dan semangat mengikuti kegiatan kepramukaan.
“Tetap semangat mengikuti kegiatan Pramuka, karena Pramuka merupakan salah satu wadah membina generasi yang berkarya, berinovasi, dan berakhlak mulia. Jadikan pengukuhan Garuda hari ini menjadi motivasi untuk lebih membenahi diri, karena orang-orang besar banyak yang berasal dari Pramuka, mereka yang terkemuka adalah dari Pramuka,” ujarnya penuh semangat.
Beliau juga menegaskan bahwa keberhasilan tidak hanya bergantung pada pembina, namun harus lahir dari kemauan dan tekad peserta didik itu sendiri.
“Walaupun pembina gigih berjuang, kalau tidak ada niat dari dalam diri, tentu tidak akan berhasil,” pesannya.
Suasana haru dan bangga tampak menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan. Dukungan orang tua yang hadir langsung menjadi penyemangat tersendiri bagi para Penggalang Garuda yang baru dikukuhkan. Penggalang Garuda juga melaksanakan sungkeman kepada orang tua masing - masing usebagai rasa terimakasih atas perjuangan orang tua, mereka dapat memandang gelar Pramuka penggalang Garuda ini. Momen ini juga menambah haru dalam kegiatan pelantikan ini.
Menurut salah seorang siswa yang dikukuhkan sebagai Penggalang Garuda, Fajar, mengaku bangga dan terharu atas capaian yang diraihnya. Menurutnya, proses menuju Penggalang Garuda membutuhkan perjuangan, disiplin, dan semangat yang tinggi.
“Kami sangat bersyukur dan bangga bisa sampai di tahap ini. Terima kasih kepada pembina, madrasah, dan terutama orang tua yang selalu mendukung kami. Semoga ini menjadi awal untuk terus berprestasi dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya
Dengan capaian ini, MTsN 1 Agam kembali membuktikan komitmennya dalam membina generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan berakhlak mulia melalui Gerakan Pramuka. Besar harapan, pada tahun-tahun berikutnya MTsN 1 Agam kembali melahirkan Garuda-Garuda muda yang berprestasi, inovatif, dan mampu menjadi teladan bagi generasi sebayanya. (Why)




Leave a Reply