Tilatang Kamang, Humas— MTsN 1 Agam melaksanakan kegiatan Operasi Semut Memungut Sampah sebagai bagian dari implementasi program Madrasah Ramah Anak dan penguatan karakter peduli lingkungan pada Senin (02/02).
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan ini berlangsung sejak pagi hingga menjelang waktu istirahat, dengan menyasar area halaman madrasah, taman, ruang kelas, serta lingkungan sekitar madrasah.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan siswa anggota OSIM untuk menjadi pengawas dan seluruh siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok yang didampingi oleh wali kelas dan pembina kesiswaan.
Mereka nampak secara bergotong royong memungut sampah plastik, daun kering, serta memilah sampah organik dan anorganik. Selain membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam.
Kepala MTsN 1 Agam, Desmawita, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi kebersihan, tetapi bagian dari pembentukan karakter peserta didik.
“Operasi Semut ini bukan hanya kegiatan memungut sampah, tetapi proses pendidikan karakter bagi ananda semua. Melalui aksi nyata menjaga lingkungan, kita menanamkan nilai tanggung jawab, kepedulian, dan kecintaan terhadap alam sebagai bagian dari iman. Sejalan dengan program Madrasah Ramah Anak, kita ingin menciptakan lingkungan belajar yang bersih, aman, nyaman, dan menyenangkan, sehingga setiap siswa dapat berkembang secara optimal,” ungkapnya.
Sementara itu, Waka Kesiswaan Al Hafiizh Zuhri menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan menumbuhkan kebiasaan baik di kalangan siswa.
“Melalui Operasi Semut, kami ingin membiasakan siswa berperilaku peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Ini bukan hanya kegiatan sesaat, tetapi bagian dari pembentukan karakter berkelanjutan. Semoga semangat menjaga kebersihan terus melekat dalam diri siswa, baik di madrasah, rumah, maupun di masyarakat,” katanya.
Dari sisi akademik, Waka Kurikulum Dona Rahmayni menilai bahwa kegiatan ini selaras dengan pembelajaran berbasis nilai yang dikembangkan di MTsN 1 Agam.
“Kegiatan sadar lingkungan seperti ini sangat relevan dengan pembelajaran berbasis karakter yang kita terapkan. Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana belajar yang kondusif dan nyaman. Ke depan, nilai-nilai kepedulian lingkungan akan terus kita integrasikan dalam berbagai kegiatan pembelajaran dan program madrasah,” jelasnya.
Kegiatan ditutup dengan refleksi singkat bersama siswa serta komitmen untuk menjaga kebersihan madrasah secara berkelanjutan. MTsN 1 Agam berencana menjadikan Operasi Semut sebagai agenda rutin dalam rangka memperkuat budaya bersih, sehat, dan ramah anak di lingkungan madrasah. (Why)




Leave a Reply