Bukittinggi, Humas— Ekstrakurikuler Seni Tari, Silat, dan Musik Tradisional MTsN 1 Agam tampil sebagai penyambut kedatangan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat pada acara Pembukaan Penilaian Kerja Kepala Madrasah (PKKM) Kemenag Kabupaten Agam Tahun 2025 yang dilaksanakan di Hotel Dymens Bukittinggi pada Senin (02/02).
Rombongan Kepala Kanwil Kemenag Sumatera Barat, H. Mustafa, disambut dengan iringan musik tradisional, dilanjutkan penampilan tari Minangkabau yang anggun serta atraksi silat yang mencerminkan nilai adab, keberanian, dan sportivitas. Penampilan siswa MTsN 1 Agam mendapat apresiasi hangat dari seluruh tamu undangan yang hadir.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Penmad Kanwil Kemenag Sumatera Barat H. Hendri Pani Dias, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Agam H. Thomas Febria, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Agam Ali Mutasar, para Pengawas Madrasah, serta seluruh Kepala Madrasah peserta PKKM se-Kabupaten Agam.
Kepala MTsN 1 Agam, Desmawita, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada madrasahnya untuk tampil dalam momen penting ini.
“Kami bersyukur dan bangga diberi amanah untuk menyambut Bapak Kepala Kanwil pada pembukaan PKKM ini. Penampilan anak-anak bukan sekadar hiburan, tetapi representasi karakter madrasah yang berbudaya, berprestasi, dan berakhlak mulia,” ujar Desmawita.
Ia berharap kegiatan PKKM menjadi sarana peningkatan mutu kepemimpinan madrasah di Kabupaten Agam.
“Semoga PKKM 2026 ini menjadi momentum evaluasi dan penguatan kualitas kepala madrasah demi kemajuan pendidikan madrasah di Kabupaten Agam,” tambahnya.
Salah satu Pembina Tari MTsN 1 Agam, Desma Yulia, menjelaskan bahwa siswa berlatih dengan sungguh-sungguh untuk memberikan penampilan terbaik.
“Anak-anak berlatih dengan disiplin dan penuh kebersamaan. Selain teknik tari, kami juga menanamkan rasa percaya diri dan cinta budaya Minangkabau,” ungkap Desma Yulia.
Sementara itu, Pembina Tari yang lain, Susi Arianti, menegaskan pentingnya seni dalam pembentukan karakter siswa.
“Melalui tari, silat, dan musik tradisi, siswa belajar menghargai budaya, menjaga adab, serta memperkuat identitas keislaman dan ke-Minangkabau-an mereka,” tutur Susi Arianti.
Acara Pembukaan PKKM Kabupaten Agam 2026 berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, dengan harapan mampu mendorong peningkatan kualitas kepemimpinan madrasah. (Why)




Leave a Reply